Menu

Mode Gelap
Percepatan Penerapan SPBE, Diskominfo Kukar Launching Proper Lobiku Gelar Bimtek Sertifikasi TPP, Bupati Kukar Berharap Tidak Ada Lagi Desa Tertinggal Gelar Rakerkot, Wushu Samarinda Bahas Persiapan Porprov dan Program Regenerasi Atlit 56 tahun Jenderal Andap, Terus Berkarya Dan Berinovasi Pengukuhan PW KBB Jatim, Irianto Lambrie : Warga Banjar Harus Rakat, Kuat serta Bermartabat

DISKOMINFO KUKAR · 23 Mar 2023 23:49 WITA ·

10 Hektare Lahan di Desa Jonggon Jaya dan Margahayu Disiapkan Distanak Kukar Untuk Tingkatkan Produksi Jahe Pabrik RPB


 10 Hektare Lahan di Desa Jonggon Jaya dan Margahayu Disiapkan Distanak Kukar Untuk Tingkatkan Produksi Jahe Pabrik RPB Perbesar

Tenggarong – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) akan siapkan 10 hektare lahan di Desa Jonggon Jaya, dan Margahayu. Lahan tersebut nantinya akan digunakan untuk meningkat hasil produksi jahe dari pabrik Rumah Pengolahan Bersama (RPB),

Meski telah menyiapkan lahan, Sugiono mengaku pihaknya belum melakukan penanaman. Sebab, dirinya merasa perlu sinkronisasi terlebih dahulu dengan pihak pengelola RPB.

“Nah tahun ini kita alokasikan 10 hektare untuk pengembangan, tapi kita juga perlu menghitung dulu, dalam satu hari perlu berapa, jadi satu bulan perlu berapa, apakah cukup dari daerah Jonggon dan sekitarnya,” ucap Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Distanak Kukar, Sugiono saat dikonfirmasi, Kamis (23/3/2023).

Dalam proses pengembangan kawasan pertanian jahe itu, Sugiono mengaku akan lebih dulu mencari tahu jenis jahe apa yang akan dibutuhkan oleh RPB. Sehingga nantinya tanaman yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pabrik.

“Ini harus kita koordinasikan dulu antara pihak pengelola RPB, dan petani jangan sampai ada miskomunikasi, termasuk juga jenis jahe yang dibutuhkan,” sambungnya.

Menurutnya, koordinasi perlu dilakukan, mengingat masa panen tanaman jahe bisa dikatakan cukup lama, yaitu memakan waktu 8 – 9 bulan untuk siap dipanen oleh petani.

“Artinya jika sudah terkoordinasi, paling tidak kita bisa atur skala prioritasnya jadi tidak terputus. Lahan yang sudah kita siapkan 10 hektar ini, nantinya akan kita jadikan kawasan pengembangan dan percontohan, jadi pusatnya (Pertamina Jahe) ada di Jonggon Jaya dan Margahayu, karna kan berdekatan. Dan lagi memang Jonggon itu bisa dibilang identik dengan jahe,” jelasnya.

Dengan kehadiran RPB di Desa Jonggon Jaya ini, Sugiono berharap mampu menjaga kestabilan harga jual jahe para petani.

“Sekarang kan harga jahe lima ribu sampai 6 ribu, itu tidak dipanen oleh petani. Karna kan kalo dipanen mungkin hasilnya tidak cukup untuk biaya panen, padahal kalo dulu waktu harganya bagus, petani di sana (Jonggon) bisa beli motor bahkan mobil dari hasil panen jahe,” pungkasnya. (Adv)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kades Beringin Agung Apresiasi Respon Cepat Tanggap Edi-Rendi Realisasikan Aspirasi Warganya

19 Juli 2023 - 13:12 WITA

Berlangsung Meriah, Kegiatan Expo Peringatan HKG PKK Ke-51 Kaltim di Kukar Resmi Dibuka

18 Juli 2023 - 23:58 WITA

Anggarkan Rp 15 Miliar Untuk Pembangunan Infrastruktur Perikanan, Rendi Solihin Berharap Daya Saing Dan Produktifitas Nelayan Meningkat

14 Juli 2023 - 14:27 WITA

Pemkab Kukar Salurkan 50,7 Ton Pupuk Di Samboja Barat, Rendi : Bulan Depan Kita Berikan Bantuan Alsintan

9 Juli 2023 - 08:12 WITA

Jalan Desa Ponorangan Akhirnya Mulus, Warga Apresiasi Kinerja Edi Damansyah – Rendi Solihin

2 Juli 2023 - 10:04 WITA

Kaleidoskop 2023 Bulan Maret – Mei : Edi – Rendi Pastikan Program Kukar Idaman Berdampak Positif Dan Tepat Sasaran

5 Juni 2023 - 14:35 WITA

Trending di DISKOMINFO KUKAR